Polisi Indonesia Palak Turis Belanda

polisi bali

Entah memang sudah dipersiapkan oleh turis Belanda tersebut atau tidak, hasil rekaman oleh turis Belanda tersebut asli. Senang dengan tindakan warga Belanda tersebut untuk memunculkan keanekaragaman budaya kita terhadap di dunia baik dalam bidang kesenian maupun bidang suap menyuap dalam bidang politik dan hukum. Setelah melihat video yang diunggah ke YouTube, terlihat bahwa polisi tersebut telah memanggil turis tersebut karena tidak menggunakan helm.

Tanpa disadari oleh pihak yang berwajib tersebut telah direkam oleh kamera yang tersimpan dalam tas. Perbincangan yang saya dengar dari video tersebut adalah cukup dua ratus ribu Anda bayar disini dan masalah selesai, atau ke pengadilan dengan denda satu juta dua ratus lima ribu Rupiah. Dan warga Belanda tersebut mengeluarkan dua ratus ribu agar tidak ditilang dan selama sehari itu warga Belanda tersebut bebas tanpa menggunakan helm. Apabila tertangkap hanya mencari dia (oknum polisi) di pos tersebut dan masalah aman. Namun pesan baik dari polisi tersebut adalah besok jangan lupa pake helm. Ketika hendak keluar, warga Belanda tersebut mencari tempat minum, namun polisi yang baik tersebut mengajak minum di pos polisi tersebut dan menggunakan setengah dari uang damai untuk membeli bir.

Entah pengaruh apa, atau Indonesia yang terkenal ramah, polisi tersebut menceritakan hari itu dia telah menangkap tiga orang salah satunya warga Belanda. Namun bukan uang damai terbesar yang diterima oleh polisi tersebut melainkan kedua terbesar. Dengan fasih polisi tersebut mengatakan hari itu dia mendapatkan uang damai tiga ratus ribu Rupiah kemudian dua ratus ribu dan terakhir paling kecil seratus ribu Rupiah.

Coba bayangkan betapa mudahnya mencari uang cepat dengan hasil uang damai. Namun saya yakin uang yang mudah didapat mudah juga hilang karena faktor pengkristalisasi keringat (prinsip om Tukul) yang menentukan. Dan pengadilan yang paling ampuh adalah pengadilan di akhir hayat.

Di akhir video warga Belanda tersebut menampilkan warga Indonesia yang tidak menggunakan helm dan bebas berjalan di jalan umum tanpa ditangkap oleh pihak polisi. Dan sudah ketahuan perilaku berkendaraan di Indonesia dan pihak yang berwajib. Cara membawa yang ugal-ugalan di kota Jakarta dan umumnya di Indonesia. Serta prosedur tilang yang sesuai dengan jalur yang telah ditetapkan dapat diberikan pilihan untuk damai.  Pernah mendengar wacana untuk pengadilan daerah untuk bagian tilang menilang dihapuskan. Alasan untuk menghilangkan karena pihak pengadilan daerah kewalahan dengan banyaknya kasus yang terjadi. Lalu dengan alasan kewalahan maka diadakan wacana untuk sidang di tempat. Ini dapat menyebabkan sistem damai menjamur atau bisa juga polisi dengan tegas menetapkan denda yang sesuai dengan peraturan lalu lintas yang berlaku (ada yang tahu pasal berapa?). Apabila tindakan tegas yang dijalankan maka saya salut kepada polisi. Namun juga jelas kemana aliran dana tilang tersebut selama ini mengalir, baik yang resmi maupun tidak resmi. Selama ini tidak ada laporan kemana uang itu berjalan.

Well Indonesia, hanya yang diatas yang akan mengadili kehidupan kita saat ini. Dengan segala hormat saya sendiri juga manusi yang jujur, kalau ada tidak pernah berbohong atau selalu melakukan tindakan yang benar, saya salut dengan Anda. Mari kita bangun mental yang jujur, disiplin, bersatu membangun negara dengan kreativitas yang kita miliki. Banyak bakat yang ada di Indonesia dengan penduduk terbesar ketiga di dunia. Semoga kita semua membangun Indonesia yang maju dari negara berkembang ke negara maju. Dengan tanpa menyinggung siapapun, saya sebagai penulis juga bukan siapa-siapa, saya hanya manusia biasa yang bekerja untuk sesuap nasi dan segenggam berlian serta menghidupi keluarga.

Semoga Mencerahkan Anda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s