Nasib ABK Indonesia di Somalia

Berita perompakan di Somalia sudah sering terjadi. Namun baru kali ini WNI yang terkena perompakan. Kapal Sinar Kudus yang membawa nikel senilai triliun rupiah dibajak di perairan Somalia.

Melihat dan mendengar cerita dari korban dan keluarga korban, ikut terbawa emosi. Namun tidak ada tindakan yang dapat dilakukan selain mengetik untuk menggerakan hati pemerintah untuk membantu membebaskan keluarga kita di Somalia.

Perompak meminta 3 juta dollar untuk menebus kapal dan anak buah kapal. Namun tindakan nyata oleh pemerintah sungguh lambat. Uang sekitar 2.8 miliar Rupiah belum keluar juga. Padahal 11 orang telah sakit dan 1 orang sakit parah memerlukan pertolongan medis. Kalau untuk urusan gedung baru ngotot untuk membangun sebesar 1.2 triliun.

Ada seorang yang diwawancara di salah satu televisi nasional, mengatakan kepada WNI yang disandera, apakah WNI tersebut sudah menegosiasikan dengan perompak mengenai harga tebusan karena salah satu faktor. Yang namanya perompak mana ada yang hatinya benar, jalannya yang diambil sudah salah dan suatu saat nanti pasti ada niat untuk bertobat. Pasti. Namun pemikiran tersebut menggelitik telinga bahwa nego dengan salah satu faktor yang sensitif.

Kejadian nyata yang dialami negara lain mengenai perompakan tersebut adalah meminta bantuan terhadapa militer negara masing-masing untuk menjaga kiriman yang melalui perairan tersebut. Dan apabila tidak dapat dihindarkan dari tindakan perompakan, tidak butuh waktu lama untuk menebus para warga yang disandera.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s