Maret 2011, Premium Dilarang

Para pengguna kendaraan roda empat, selama ini yang dianggap menggunakan bensin bersubsidi dan tidak tepat sasaran, pada Maret 2011 tidak dapat menggunakan bensin bersubsidi. Peraturan ini telah disetujui DPR dengan perdebatan yang cukup alot. Hanya satu fraksi yang menytakan setuju yaitu fraksi Demokrat sedangkan fraksi lain setuju dengan berbagai syarat.

Para ekonom melihat dampak dari pelarangan penggunaan bbm bersubsidi adalah kenaikan inflasi diatas 3.5-10%. Dan dampaknya pada semua bahan pokok akan naik karena biaya transportasi yang meningkat.

Semoga keputusan yang diambil ini telah dipikirkan matang-matang, bukan karena desakan para investor diatas mereka. Rencana ini secara bertahap akan diperluas area pelarangan penggunaan bbm bersubsidi. Tahap awal Jabodetabek kemudian pada 2014 di luar Jawa dan Bali. Tidak semua SPBU pertamina telah menjual bensin oktan 92 keatas.

Sekarang bagi kendaraan beroda dua dan kendaraan umum tetap aman, karena ditetapkan pada peraturan tersebut kendaraan diatas tidak terkena pada pertaturan yang akan ditetapkan Maret 2011 (bagaimana dengan kendaraan umum roda empat dengan pelat hitam yang marak di Jabodetabek).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s