Caroline Wozniacki Nomor 1 Dunia

Caroline Wozniacki menutup tahun 2010 dengan posisi yang sangat memuaskan, karena dia berhasil mempertahankan kedudukannya sebagai pemain nomor satu dunia. Kepastian tersebut diperoleh wanita cantik berusia 20 tahun ini, setelah memenangkan pertarungan melawan petenis Italia, Francesca Schiavone, pada laga terakhir penyisihan Grup Marun turnamen WTA Championships, Kamis (28/10/10) malam atau Jumat (29/10/10) dini hari WIB.

Sempat kalah di set pembuka, petenis Denmark ini akhirnya bisa bangkit dan memenangkan dua set selanjutnya dengan 3-6, 6-1, 6-1. Alhasil, Wozniacki pun meraih tiket semifinal kejuaraan akhir tahun ini, mendampingi petenis Australia, Samantha Stosur, yang kalah 4-6, 6-4, 7-6 dari petenis Rusia Elena Dementieva. Meskipun ditaklukkan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini, langkah Stosur tak terbendung, karena pada dua laga sebelumnya dia menang dengan straight set.

Pada Grup Putih, tiket semifinal diraih petenis Rusia Vera Zvonareva dan pemain Belgia, Kim Clijsters. Clijsters memastikan meraih satu tiket tersisa menuju semifinal, setelah menang 6-4, 5-7, 6-1 atas Victoria Azarenka. Sebelumnya, Zvonareva yang sudah lebih dulu menyegel satu tempat babak empat besar berkat dua kemenangan pertama dengan straight set. Dengan demikian, duel Clijsters vs Zvonareva pada laga terakhir, hanya untuk menentukan siapa yang menjadi juara grup–di semifinal, juara Grup Putih akan menghadapi Wozniacki sebagai runner-up Grup Marun, sedangkan runner-up Grup Putih bertemu Stosur.

Bagi Wozniacki, event berhadiah 4,55 juta dollar AS di Doha ini memiliki makna pertaruhan posisinya sebagai pemain nomor satu dunia. Dia membutuhkan dua kemenangan untuk mengamankan statusnya sebagai pemain nomor satu dunia, yang mulai diduduki sejak 11 Oktober lalu, dari ancaman Zvonareva.

Pemain yang belum meraih gelar grand slam ini mengawalinya dengan mulus, karena pada laga perdana dia berhasil menang dua set langsung atas Dementieva. Tetapi pada laga kedua, secara mengejutkan Wozniacki menyerah dari Stosur. Beruntung, pada laga terakhir dia sukses menaklukkan Schiavone.

“Francesca bermain bagus pada set pertama dan saya tidak memiliki terlalu banyak kesempatan untuk melakukan break,” ujar Wozniacki usai pertandingan.

“Saya hanya berusaha tetap fokus, mencoba untuk lebih agresif dan tidak membiarkannya mendikte permainan di set kedua dan ketiga,” tambahnya.

Tentang statusnya sekarang sebagai pemain nomor satu, Wozniacki mengaku sangat bahagia. “Ini adalah sesuatu yang saya impikan sejak kecil. Saya sangat bahagia dan senang dengan prestasi tahun ini.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s