Indra Azwan Pejalan Kaki dari Malang

Seorang bapak yang meminta keadilan untuk kasus tabrak lari yang menyebabkan nyawa anaknya meninggal oleh oknum yang berwajib telah sampai di Jakarta. Indra Azwan (51) yang berjalan kaki dari Malang hingga Jakarta dengan waktu yang dibutuhkan hingga Jakarta adalah 22 hari. Alas kaki hanya sepatu kain yang tidak mampu menahan panasnya aspal jalanan dan berlindung dengan topi dari teriknya matahari.

Semangat yang bulat membuat penjual kopi ini meminta keadilan yang seadil-adilnya. Kasus anaknya yang baru dibuka setelah 15 tahun, telah menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa dengan alasan kasus telah kadaluwarsa. ” Keadilan untuk orang kecil hanyalah mimpi, memang perlu waktu untuk merubahnya ” kata Bapak Indra di dalam gedung Lembaga Bantuan Hukum.

Setelah sampai di Jakarta dan sempat beristirahat di LBH sekitar 1 1/2 jam melanjutkan kembali perjalanan ke Bundaran HI dan dilanjutkan ke Istana Negara. Di depan istana negara Bapak Indra dikunjungi oleh Janda Pahlawan yang divonis bebas oleh pengadilan.  Namun tujuan utama dari Bapak Indra yang ingin bertemu dengan Pemimpin Nomor Satu kita belum tercapai.

Semoga dengan ini Pemimpin Nomor Satu kita mendengarkan isi hati rakyatnya yang meminta keadilan di Jakarta ditegakan dan negara kita tidak dijajah lagi oleh orang sendiri.

Terus Berjuang Bapak Indra Azwan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s