Finger Print untuk Absensi Anggota Terhormat

Kita sering melihat pada tayangan televisi yang menampilkan bahwa para anggota terhormat kita tertidur pada rapat yang dihadiri di gedung terhormat kita. Contoh tersebut diambil oleh salah satu televisi nasional kita ketika sehari sesudah acara puncak Piala Dunia 2010, dimana para menteri kita matanya sembab akibat begadang (begadang jangan begadang… kalau tiada artinya… salam Bang Haji Rhoma Irama ) untuk menonton acara final tersebut.

Selain itu kita sering melihat rapat yang kurang dari kuota yang telah ditetapkan untuk dapat menjalankan sebuah rapat. Untuk mencegah kosongnya ruangan dan dapat diwakili oleh staff para anggota terhormat kita, ada sebuah usulan agar para anggota terhormat kita “dipaksa” hadir. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan bahwa para anggota terhormat kita akan menggunakan absen sidik jari. Tujuan tersebut adalah agar para anggota terhormat kita tidak dapat bolos. Beliau juga mengusulkan untuk setiap anggota terhormat kita yang bolos, untuk memotong uang kehormatan.

Usul yang menarik. Kita lihat seberapa kreatifnya bangsa kita, Indonesia, dalam menyusun usulan yang sangat membantu kinerja para anggota dewan kita. Dan seberapa kreatifnya kita untuk mengakali teknologi dengan tulisan yang dirumuskan dalam suatu persetujuan bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s