Indonesia Gagal di Djarum Indonesia Super Series

Untuk kedua kali berturut-turut Djarum Indonesia Super Series yang dihadiri oleh pemain top dunia dan hadiah yang besar, Indonesia gagal menyabet gelar juara. Sungguh menyedihkan melihat prestasi olahraga nasional kita setelah sepakbola kita yang makin terjerembab (pengurus yang tidak kompeten dan ricuh sepakbola hampir mewarnai setiap pertandingan).
Kembali ke Djarum Indonesia Super Series 2010. Indonesia yang berharap pada tunggal putra Taufik Hidayat melawan Lee Chong Wei dan ganda campuran antara Hendra Setiawan dan Anastasia Russkikh, keduanya gagal menyabet gelar. Permainan Taufik yang mampu mengimbangi pada babak pertama berlawanan dengan hasil pada babak kedua yaitu 19-21 dan 8-21. Faktor usia menurut komentator menjadi salah satu penyebab kekalahan Taufik. Dan Taufik sendiri menyayangkan mengenai kepengurusan PBSI saat ini, baik dari pemain, pelatih dan pengurus yang tidak mampu meregenarasi bintang di lapangan bulutangkis Indonesia yang sempat ditakuti hingga akhir 90-an (selepas dari Hendrawan pensiun, tidak ada gelar kecuali dari sektor ganda putra oleh markis/kido yang pada pertandingan ini juga gagal dikalahkan pemain dari Taiwan). Sungguh menyedihkan. Semoga klub seperti Tangkas, Djarum dan Kediri mampu memberikan kontribusi yang besar dalam perbulutangkisan Indonesia yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dan PBSI utamanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s